Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) mengimbau civitas academica untuk mengenakan batik pada hari tersebut.
“Bagus (imbauan memakai batik), agar kita tidak lupa dengan pakaian yang benar-benar ciri khas Indonesia,”ujar Dzaky Ariyatmoko, Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin.
Imbauan yang berdasarkan kepada Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 003.3/10132/SJ tanggal 1 Oktober tentang Pemakaian Baju Batik ini disambut baik oleh mahasiswa atau dosen PNJ. Terlihat pada Rabu (2/10), mereka mengenakan pakaian dengan unsur batik.
Menurut Faraqh Eka Pratiwi, Mahasiswi Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan (TGP), mengenakan pakaian batik di Hari Batik Nasional merupakan bentuk rasa cinta dan bangga akan budaya Indonesia. Namun, akan lebih baik jika mengenakannya tidak hanya di hari nasional saja.
“Sangat disayangkan, Hari Batik Nasional hanya satu tahun sekali. Momentum untuk menghimbau mahasiswa mencintai batik itu kurang,”ujarnya.
Faraqh mengatakan, sebaiknya kampus atau tiap jurusan menetapkan satu hari wajib mengenakan pakaian batik. Seperti yang berlaku di Jurusan Administrasi Niaga yang mengimbau mahasiswa untuk memakai batik setiap Rabu dan Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan di hari Kamis.
“Bisa pula menggunakan batik sebagai dresscode saat ada acara di kampus,”tambah Faraqh.
Selain itu, untuk meningkatkan rasa cinta akan batik, khususnya di kalangan anak muda, bisa pula melalui modifikasi batik, seperti kardigan, celana, kimono, atau bentuk lainnya yang sedang tren. Dengan adanya inovasi yang sesuai tampilan anak muda, kesan kuno dan hanya untuk kondangan dari batik bisa pelan-pelan hilang.
Di Hari Batik Nasional, Faraqh berharap mahasiswa dapat mempertahankan warisan budaya batik. Sebagai generasi penerus, semoga dapat melakukan inovasi dan meremajakankan batik.
“Dengan adanya agenda di Hari Batik Nasional tiap tahunnya dapat membuat mahasiswa tidak lupa dan menjadi momentum untuk kita menunjukan rasa cinta akan budaya Indonesia,”tutupnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar